Oktober.....bulan yang penuh kenangan, bulan saat aq menempuh sebuah kehidupan baru dan bulan saat bertambahnya umur ini... 09102009-09102010 adalah tepat 1 tahun milad pernikahan kami, dan 1010 tepat hari lahirku. Begitu banyak berkah yang diberikan oleh Allah hingga saat ini, dan kado terindah kami adalah calon bayi yang masih dikandunganku. Moga sehat terus sampe lahiran Ya Allah...Amiin .Sementara kado dari si mas adalah 2 buah jilbab manis :). Lucu juga ngeliat si mas pas ngasi kado soalnya dia paling ga pinter kalau milih-milih barang...eh koq ya pilihannya untuk kadoku begitu manisnya...Thanx cinta Subhanallah....itulah jerit kecilku saat melihatmu nak di layar komputer Kau sudah mulai bergerak seperti menyapa dengan Bundamu Khawatir itu selalu ada nak saat gerakmu belum terasa di perut Bunda Tapi melihatmu kemarin saat di USG,rasanya lega skali hati Bunda ini Sehat terus ya nak sampai saat kau melihat Bunda dan Abimu nanti untuk pertama kali Jadi anak yang sholeh ataupun sholehah yang selalu Bunda doakan untukmu Ya Allah, di Bulan Ramadhan ini tak pernah lepas kami untuk bermunajat kepadaMu Agar selalu diberi kemudahan dalam menjalani ibadah-ibadahMu Agar selalu diberi kesehatan untuk keluarga kecilku Amiin... Kalau hamil dulu cuma mual-mual tanpa muntah, tapi sekarang tiap habis buka puasa apa yang udah dimakan sukses keluar lagi. Lega banget emang kalau udah muntah,tapi sedih liat makanan yang terbuang. Bukannya morning sickness tapi night sickness yang aku rasakan awalnya, tapi memasuki minggu ke-9 morning sickness aku rasakan juga dan ini diperparah dengan aktifitas sikat gigi. Ga sikat gigi mulut ga enak, sikat gigi habis semua dimuntah. Sampe pernah baru minum susu, air odolnya bercampur dengan susu yang keluar lagi…..yachh! Tapi bagaimanapun mual ini akan tetap kunikmati, apalagi bila mengingat ada amanah di rahimku. Menderita di awal dan InsyaAllah akan bahagia di akhir…Amiin Ya Allah… Dan Alhamdulillah lagi, si mas orangnya perhatian banget,apalagi kalau dilihat istrinya ini udah lemas dengan segera segala pekerjaan RT sigap dikerjakannnya…hmm...jadi tambah cinta deh muachh… Ya Allah Mudahkanlah Hamba menjalani kehamilan ini Mudahkanlah Hamba dalam mengemban amanahMu Mudahkanlah hingga sampai saat melahirkan nanti Sehat dan selamat tanpa kurang satu apapun Yang terbaik hanya datangnya dariMu…. Amiin.. “Dek, dah telatkan?” “he eh…hmmm” “Horee…adek hami…adek hamil” “hush, heboh ah…blom tespack juga” Malamnya beli tespack 20 ribu berhubung dah telat 2 minggu, trus paginya dicoba “Mas…koq negative ya?” “hummm…..” “kita coba beli yang 3 ribu yok” Paginya dicoba lagi dan hasilnya masih tetap negative, langsung mikirnya mungkin haid ga teratur lagi seperti habis keguguran kemarin yang lebih 3 bulan baru haid . Tapi takut kenapa-kenapa akhirnya nyoba periksa ke dokter, di USG memang masih kosong alias negative. Tunggu punya tunggu dah lebih dari seminggu koq haidnya belom datang juga sementara aku mulai merasa suka kedinginan saat orang kepanasan. Rasa ini sama seperti yang aku rasakan dikehamilan pertama. “Mas,nyoba beli tespack lagi yuk, kita beli yang 3 ribu aja dulu” Pas nyoba tes paginya,koq garis yang satu samar banget yah. Jadi belum berani ambil keputusan “Coba beli yang 20 ribu yuk,siapa tau garisnya jadi jelas” “Yah adek, kan kemarin udah negative” Tapi dasarnya orang penasaran yah tetap harus terpenuhi,sementara selama seminggu itu maaghku kambuh dan sakit banget. Sampe hari libur karena praktek tutup kami mencari dokter yang buka praktek dirumah. Dicek ternyata emang lambungku lagi bermasalah, diresepin obat tapi aku udah mewanti-wanti dokternya kalau aku udah telat jadi dokter bisa ngasi obat yang aman untuk berjaga-jaga. Sambil beli obat aku sekalian beli tespack. Dengan harap cemas karena udah kali ke4 aku tes,hasilnya…..garis dua itu langsung terlihat jelas! Alhamdulillah…. “Mas…positif!” Sebagai balasan kecupan sayangpun aku dapatkan. Setelah di cek ke dokter baru kelihatan kalau aku memang lagi hamil. 6 minggu 4 hari. Itulah yang tertera di layar computer tentang usia janinku. Alhamdulillah ya Allah,terima kasih atas anugerah ini. Doakan kami bisa menjaga amanahMu dengan sebaik-baiknya Saat ini udah lebih dari 10 minggu,dan InsyaAllah masih bisa puasa Seperti biasa diruang kerjaku tiap sore ramadhan ini pasti obrolannya gak jauh-jauh dari menu makanan untuk berbuka. Biasanya yang paling ribet masaknya yaitu seorang ibu diruangan yang masak tiap hari sampe beragam berhubung beda-beda selera makan, mulai suami,anak sampe si ibu sendiri. Klo suaminya harus selalu pake cabe rawit dalam tiap masakan, kalau anaknya yang berbau mie, sementara dirinya suka yang pake cabe ijo…wedew…capek gak tuh masaknya J,Tapi berhubung tuh ibu masak dengan bahagia untuk keluarga, capeknya juga hilang. Sementara aku masak yang cepat dan gampang aja, berhubung masaknya juga sepulang kantor. Otomatis waktunya tidak banyak. Yang penting kalau untuk si mas gak jauh-jauh dari tahu deh, jadinya yah harus pinter-pinter ngakali tahu dalam berbagai macam masakan. Kalau untuk seleraku gampang deh,ngikut aja! Berasa seru aja ternyata kalau dah ngobrolin masakan, jadi bisa belajar tentang menuku yang terbatas dalam hal masakan. Maklum…selama ini kalau tidak ramadhan makannya selalu beli, berhubung ga sempat ngerjainnya. Gimana dengan teman-teman beloggers lain, pasti seru juga kali yak lo dah sore mikirin menu yang enak buat anggota keluarga kita… Ramadhan, Saatnya Allah memberikan pahala yang berlipat ganda dari bulan-bulan sebelumnya. Saatnya umat islam di dunia berlomba-lomba mendapatkan kasih sayangNya. Saatnya kita menahan haus,lapar serta kesabaran demi menjadi juaraNya. Ramadhan, 1 kata yang begitu membuat hati ini membuncah kembali dan khususnya Ramadhan tahun lalu. Saat-saat aku mendapatkan sebuah kabar tentang permintaan Taaruf dari seseorang hingga menjalani tahap demi tahap proses yang menegangkan Dan Ramadhan adalah saat aku menemukan belahan jiwa,teman berbagi kehidupan yang berikrar Mitsaqan Ghaliza, seseorang yang telah ditulis Allah dalam lauh mahfudz. Hampir setahun kami menjalani rumah tangga ini, tentu saja banyak cerita yang bisa kami bagi. Dan sepertinya hal ini berefek pada kemalasan tangan ini utk mulai menulis lagi berhubung tiap keluh kesah sudah ada pelabuhannya. Sementara dulu hanya dengan menulislah segala resah dan cerita di hati tertumpah dalam tulisan. Kami selalu berdoa untuk bisa terus menjalani rumah tangga ini hingga maut memisahkan, menjalaninya dengan selalu meminta petunjukNya, mempunyai anak yang sholeh sholehah dan bisa membawa mereka selalu dalam agama Allah….Amiin Siapapun kita pasti selalu memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa, baik itu dikala senang ataupun disaat susah . Memang tidak setiap doa pada saat diminta saat itu juga dikabulkan,karena semua itu butuh proses dan kesabaran,tapi terkadang kita cepat merasa jenuh ataupun bosan karena doanya belum dikabulkan juga. Padahal Allah sebenarnya sedang menguji tingkat ketaatan kita pada-Nya,karena semakin banyak kita memohon akan semakin ibalah Allah dengat umatnya. Disini sebenarnya aku ingin menceritakan tentang beberapa kejadian yang berhubungan dengan kekuatan doa, beberapa hal yang secara tidak aku sadari ternyata telah begitu banyak mendapat pertolonganNya. Mulai yang membutuhkan kesabaran untuk mendapatkannya hingga yang saat kuminta saat itu langsung ditunjukkan jawabannya. Yang pertama doa yang membutuhkan kesabaran yaitu saat mendapatkan pekerjaan,rasa pesimis dalam hati untuk mendapakan peningkatan status dari honor menjadi pegawai akhirnya dapat ditepis dengan kekuatan doa, walaupun saat dipanjatkan sering ada ketidakyakinan dalam hati kalau hal itu tidak mungkin terjadi (karena terus terang untuk jadi pegawai selalu diambil dari diploma pendidikan khusus).Alhamdulillah Allah memungkinkan segala yang tidak mungkin hingga akhirnya aku bisa mendapatkan kepastian pekerjaanku. Selanjutnya saat berharap untuk bertemu dengan jodoh yang tepat, Allahpun menguji tingkat kesabaranku. Hingga akhirnya saat dia datang begitu banyak anugerah yang diberikanNya,apa yang kupinta dengan jodohku disediakanNya…Maha Besar Allah Yang kedua yaitu doa yang tanpa aku sadari telah banyak menolongku dari musibah, Dalam setiap Sujudku selalu berdoa semoga keluargaku dihindarkan dari segala mara bahaya dan diberi kesabaran saat mengalami musibah. Kejadian demi kejadian seperti berkelebat didepan mata akan pertolonganNya, diawali saat aku bersama suami naik motor, padahal tidaklah begitu kencang saat suamiku mengendarai motornya, tiba-tiba ada seorang anak yang awalnya anteng dlm genggaman abgnya tiba-tiba lepas begitu saja hingga beberapa centi saja dari ban motor. Padahal sebelumnya suami tidak melihat mereka akan menyebrang…Alhamdulillah Allah masih melindungi kami dan anak itu hingga kecelakaanpun tidak terjadi..keadaan ini hampir mirip kejadiannya seperti saat aku sedang naik motor sama mba iparku. Kejadian selanjutnya yaitu saat kompor gas di rumah orang tuaku sedang ngadat, aku tidak menyadari kalau sebenarnya pipa karet gas sudah bolong dimakan tikus hingga gaspun tidak masuk ke kompor tapi malahan keluar hingga bau menyengat gaspun tercium, beberapa kali aku mencoba hidupkan tapi tetap tidak bisa. Setelah memanggil tukang kompor barulah ketauan klo pipa karetnya sudah diimakan tikus, dan bisa saja mengakibatkan meledaknya kompor karena gas yang keluar…subhanallah.. Puncaknya adalah 2 kejadian kemarin, pertama saat abang dan istrinya suatu siang ingin berkunjung ke Rumah Sakit menjenguk Bapak tapi ntah kenapa mereka tiba-tiba berbelok dulu ke tempat saudara untuk melihat rumahnya yang tertimpa pohon karena angin kencang. Kira-kira 10 menit kemudian saat mereka ingin melanjutkan pergi ke RS ternyata jalan yang cuma beberapa meter saja sebelumnya akan mereka lewati telah terjadi perampokan dan pembunuhan padahal saat itu siang hari. Mungkin kalau mereka tidak pergi ke tempat saudara dulu pasti mereka ada pada saat kejadian itu,karena yang tersisa Cuma darah dari kejadian perampokan tadi… Yang terakhir kemarin ketika aku pulang sore hari dari kantor akan memasak dan menghidupkan kompor minyak, begitu aku hidupkan ternyata ada api yang keluar dari dalam kompor padahal seingatku sudah mematikannya saat masak jam 5 pagi ketika mau sahur puasa senin bersama suami. Andai saja minyak dikompor habis ntahlah apa yang akan terjadi dengan rumah sewaku itu, Terima Kasih Ya Allah Mudah-mudahan kita bisa yakin kalau sebenarnya pertolongan Allah itu sangatlah dekat, apalagi jika kita yakin dan pasrah meminta kepada-Nya, Karena tiada daya dan upaya kita tanpa pertolongan dari Allah. Dan aku yakin bukan hanya yang aku sadari pertolongan Dia ada, karena pasti tiap langkahku selalu atas izinNya…. Rasanya udah terlalu lama jari2 ini tidak merangkai kata2 dalam sebuah tulisan. Mungkin setelah menikah aktifitas yang dulu dilakukan saat masih sendiri berubah semua, kalau dulu waktu senggang dirumah lebih banyak dihabiskan didepan netbook tapi setelah nikah waktu senggang dihabiskan untuk ngobrol tentang kegiatan seharian bareng suami. Maklum jam kerja kita dari pagi sampe sore, otomatis Cuma malamlah waktu berdua bisa lebih banyak dimanfaatkan. Kali ini aku pengen cerita tentang kegembiraan dan kesedihan yang datangnya berbarengan, siapa yang tidak bahagia kalau baru 1 bulan setelah pernikahan aku positif hamil. Saat itu padahal kami sudah berencana untuk sowan ke mertua yang ada di jawa tapi demi menjaga kehamilan yang masih rentan di trisemester pertama akhirnya rencana itu ditunda menunggu kandunganku kuat dulu. Demi menjaga asupan gizi calon anak kami akupun banyak mengkonsumsi makanan2 yang baik untuk perkembangan janin. Mulai dari bertanya sama DSOG sampai browsing di internet makanan apa aja yang baik di konsumsi untuk ibu hamil. Otomatis perhatian suami juga jadi berlebih, sampe2 ada jadwal rutin tiap pagi setelah bangun tidur pasti tangannya langsung mengurut-urut kakiku yang kelelahan. Terkadang akupun sengaja meminta perhatian lebih karena yakin pasti diberikan  Minggu demi minggu kami jalani dengan kebahagiaan sambil terus berdoa semoga diberikan kebaikan dan keberkahan dari kehamilan ini. Di minggu ke-6 kira2 setelah idul adha tiba2 aku keluar flek, sepengetahuanku untuk awal2 kehamilan ada yang keluar flek hingga aku tidak terlalu khawatir tapi hal ini tetap kutanyakan dengan yang lebih berpengalaman. Akupun menyangka ini mungkin akibat kelelahan setelah idul adha, hingga aku mencoba istirahat dan minum obat penguat yang pernah diberikan oleh DSOG saat aku control untuk pertama kalinya . Keesokan harinya flekpun hilang, tapi seminggu kemudian keluar flek lagi dan akupun mengulangi cara yang pertama dan flekpun hilang. Hingga puncaknya saat akhir tahun yang lalu di usia kehamilanku memasuki 11 minggu flek datang lagi, aku hanya mencoba istirahat saja karena obat penguat sudah habis. Tapi flek tak kunjung henti, akhirnya di malam tahun baru itu kami mencoba mencari bidan. Karena hari itu bertepatan dengan hari libur jadi kami keliling2 mencari bidan (kalau dokter pasti tidak ada yg praktek),dan ternyata untuk mencari bidanpun bukan hal yang gampang karena kebanyakan pada berlibur dan tidak ada ditempat. Setelah berkeliling akhirnya kami dapatkan juga seorang bidan di malam itu, saat kecemasanku sudah mencapai puncak ditambah lagi dengan diagnose bidan yang tidak meyakinkan pecahlah tangisku malam itu sepulangnya ke rumah demi melihat flek yang keluar semakin banyak. Si mas sampai harus menenangkan aku berulang kali. Menunggu hari kerja hingga 2 hari seperti setahun rasanya, akhirnya hari senin aku pergi control untuk mengetahui apa penyebab flek2 itu. Ternyata kabar yang kudengar benar2 membuat kesedihanku bertambah, DSOG menyatakan setelah melihat hasil USG kalau janinku tidak berkembang alias kantong rahimku kosong…!!!! Ya Tuhan…Apa lagi cobaan yang akan Engkau berikan?tapi hal ini dilihat 2 minggu kedepan apakah janin bisa berkembang ataukah harus dikeluarkan/kuret (ini adalah diagnose dari 2 dokter yang aku coba datangi) Saat itu aku dan suami hanya bisa terdiam kebingungan, hingga akhirnya sepulang dari DSOG kamipun bertangisan berdua. Suami merasa bersalah atas semua kejadian itu, sementara akupun merasa begitu. Malam itu kuhabiskan dengan menangis dan menangis mengingat harus kehilangan calon bayiku. Berusaha berharap akan ada keajaiban dariNya kamipun selalu berdoa mohon diberi kebaikan, Akhirnya saat aku pasrah dan menyerahkan segala kepada-Nya flekpun sudah berubah menjadi gumpalan2. Ntahlah mungkin ini jawabannya ataukah memang ini jalan yang harus aku tempuh,sebelum 2 minggu aku control lagi karena khawatir terjadi yang lebih parah. Dokterpun memberi opsi mengeluarkannya pake obat atau kuret!! Obat jadi pilihanku dan ternyata Subhanallah sakit luar biasa yang kurasakan saat segumpal daging itu akan keluar. Tapi setelah di USG obat ternyata tidak bisa mengeluarkan seluruhnya hingga opsi ke-2 harus kujalani. Sakit yang luar biasa kembali aku rasakan saat sebuah benda yang akan mengembangkan rahimku dipasang karena besoknya akan dikuret. Badanku sampai menggigil saat alat itu selesai dipasang. Proses demi proses penguretan aku jalani, sgalanya yang terjadi itu kuyakin adalah skenarionya. Allah pasti akan memberi kemudahan dari kesulitan yg mungkin begitu amat sangat aku rasakan ,sementara Dia menganggap aku layak mendapatkan ujian itu. Semua yang telah dengan begitu cepat Dia berikan dan diambil juga pasti adalah skenarionya yang indah, tinggal kitalah sebagai makhluknya ini mengambil hikmah dari setiap proses itu. Allah Maha Tahu segala yang terbaik bagi hambanya, semoga kami bisa diberikan lagi amanah sesegera mungkin….Amin….. Belajar untuk saling memahami adalah 1 point khusus kami setelah menikah, berhubung jarak perkenalan begitu singkat. Seperti banyak orang bilang pacaran setelah menikah lebih barakah daripada kebalikannya, dari sini kita bisa saling memahami karakter sifat masing-masing tanpa ada larangan ataupun dosa bila dilakukan. Yang ada segala perbuatan dalam pernkahan merupakan ibadah buat kita berdua. Segala kekurangan adalah amanah yang jadi pelajaran untuk kami, dan segala kelebihan adalah anugrah yang patut untuk disyukuri. Tidak terasa udah sebulan kami menjalani pernikahan ini, banyak kejutan-kejutan yang kami terima. Alhamdulillah semua anugrah yang diberikan oleh Allah dalam diri suamiku patut aku syukuri. Terkadang aku takut udah "mengecewakan"-Nya karena udh diberi semua yang kupinta selama ini untuk seorang jodohku tapi balasanku tak seberapa. 9 November kemarin tepat sebulan kami menikah, tapi sepertinya sifat suka ngambekku blm bisa di rem. Padahal aku udah mencoba untuk menghilangkannya, tapi kadang suka sering melow sendiri klo suami udh menghilangkan moodku. Terus terang aq orangnya klo udah pengen bgt misalnya melakukan sesuatu trus tiba-tiba ada pembatalan sepihak walaupun sebelumnya ada perjanjian langsunglah jadi melow n baad mood. Biasa klo dah gtu suami suka cerita terus yang lucu atw yang seru-seru biar ditanggapi sm aku. Yang ada malah bukan nanggapi aqnya mlh nangis. Tapi biasa usaha keras suami berhasil membujukku, dan akhirnya ngalah untuk gak ngambek lagi. Puncaknya hari ini, dan ini pure kesalahanku. Biasa semua hal yang aq lakukan n beli selalu diskusi sm suami. Minta pertimbangannya bagaimana sebaiknya, dan biasa aq melakukannya juga lebih enteng karena udah minta persetujuan beliau. Tapi hari ini aq membeli barang yang sebenarnya bisa di tunda dibulan depan. dasar aqnya yang takut kehabisan dan udah janji sama penjualnya langsung beli aja. Walaupun hargnya tdk begitu mahal tapi aq sudah gak enak hati sebenarnya pas membeli tadi. Pas pulang mkn siang secara gak sengaja suami nanya aq kemana, krn sebelumnya aq ngomong klo dia markir motor selalu ditempat yang sama. Berhubung heran langsung aja suami nanya aq dari mana, walau sebenarnya aq akan ngomong klo udh belanja tadi.Reaksi suami seperti biasa diam, dan cm berkomentar sedikit tp karena sikapnya itulah aq merasa bersalah, dari bahasa tubuhnya kelihatan kalau dia kecewa karena aq tdk ada mendiskusikan sebelumnya. Dengan cepat aq minta maaf dan janji gak akan mengulangi hal itu lagi tanpa memberitahunya, beruntung beliau udah bisa memberiku senyum walau msh pelit saat mengantar aq kembali kekantor siangnya, sambil pamit kucium tangannya (seperti kebiasaan setiap hari) dan berusaha meminta maaf lagi atas perbuatan tadi. InsyaAllah kami akan terus belajar dari setiap kesalahan yang ada, bukankah mencintai itu belajar untuk memahami dan memaafkan kesalahan dengan berusaha untuk memperbaikinya? Semoga pernikahan ini selalu diberkahi oleh sang Pemilik Jiwa dari setiap anak manusia...Amiin..
special for my huby....forgive me honey, Inni uhibbuki fillah..
Awal Ramadhan aq berniat untuk cuti, berhubung cuti yang masih banyak dan keinginan untuk berlama-lama dengan keluarga menikmati sahur dan berbuka bersama. Awal puasa ternyata benar-benar kunikmati dengan berleha-leha menikmati cuti, tiba-tiba di hari ke-2 dari 3 hari cutiku ada telepon masuk dari teman kantor…” kak, ada yang mau kenalan niy”. Wedew..langsung ke sasaran niy anak, emg udah tipikalnya kali yang ceplas ceplos. Langsung aja aq jawab “ boleh…tapi siapa ?” Dengan cepat diapun member penjelasan singkat ttg si “beliau”. Begitu telepon ditutup aqpun langsung membatin…Ya Allah, apa sekarang saat doaku dijawab?? Untuk sementara semua itu masih kusimpan sendiri, hingga cuti habis dan mulai ngantor lagi. Langsug aja aq tanyakan sama teman yang dah menawari kemarin. Akhirnya meluncurlah cerita lengkap tentang “beliau”, diakhir cerita aq masih membatin…koq sama seperti keinginanku selama ini? Beberapa hari lewat tanpa kelanjutan cerita , hingga tepat di awal bulan tgl 1 September temanku ditelpon dan ternyata dari “beliau”, mulanya “beliau” cuma mau tanya-tanya tentang aq tapi dasar temanku itu yang seperti di awal cerita tadi main to the point aja, dengan santainya dia ngasi tuh telpon ke aq padahal kedengaran suara “beliau” yang keras menolak dan aq yang juga menghindar dari tuh telepon. Tapi berhubung qt dah sama2 dewasa (halah) terjadi jugalah pembicaraan di telepon itu dengan didengar beberapa teman di ruangan. Kesan pertama siy biasa aja, yang pasti “beliau” gak diem2 amatlah n nyambunglah tuk di ajak ngobrol…that’s it-lah! Setelah dikasi no hpku ke “beliau”, komunikasipun berlanjut. Sms tentang diri qt masing-masing dan kalau ada yg perlu di obrolin ya nelpon (tapi keseringan “beliau” tuh yang nelpon, dan aq yakin pulsanya membengkak di masa-masa taaruf kami hehe). Intinya kami berdua gak pengen lama-lama dan berniat untuk serius. Aqpun menyampaikan 1 opsi sebelum yakin untuk mengenalkan “beliau” secara langsung ke keluarga besarku (karena sebelumnya aq udh cerita ada yang ingin berniat serius ingin menikahiku dan ortu setuju hingga menyerahkan semuanya kepadaku), 3 hari istikharah tanpa saling menghubungi dulu karena aq takut jika saling menghubungi jawabannya nanti akan terpengaruh oleh kecendrungan hati kami masing-masing,”beliau”pun setuju. Hari pertama terlewati tanpa ada “jawabanNya”,tapi di malam ke-2 tiba-tiba aq merasakan seperti ada kekuatan didalam hati untuk melanjutkan taaruf ini, karena ingin mencari keyakinan yang lebih dalam lagi malam itu aq sampe berkali-kali shalat hingga menjelang subuh kekuatan itu datang. Tapi ternyata Allah tidak begitu saja memberi keyakinan kepadaku, karena siangnya dikantor aq mendapatkan cerita tentang “beliau” yang mungkin dapat mempengaruhi keputusan yang udah kuambil. Temanku sampai merasa tidak enak karena udah mengecewakanku, akhirnya siang itu kami habiskan saling cerita dengan mata berair. Hal ini juga langsung aq sampaikan ke mba iparku yang selama ini jd perantara cerita sebelum dengan org tua. Saat dengar berita tentang “beliau” aq langsung menghubunginya hingga lupa sudah menyalahi janji yang aq buat sendiri, sementara “beliau” tetap berusaha istiqamah tdk menjawab ke hpku tapi ke hp temanku. Malamnya aq habiskan dengan terus membaca Al-Quran karena hati yang gundah dan air mata yang tak henti-hentinya mengalir, Aq yakin dengan membaca Al-Quran hati jadi lebih plong karena setiap mengalami masalah aq pasti ngaji sampe capek dan akhirnya gundah berkurang. Tapi rasanya aq masih perlu teman curhat yang lain yang bisa jadi teman untuk dimintai pendapat, aq memilih teman di kantor lama sebelum mutasi. Lama tdk ada balasan darinya, ternyata dia juga bingung takut salah memberikan solusi. Tapi dari solusi yang dia berikan ditambah dengan masukan dari mba ipar akhirnya aq yakin akan melanjutkannya tinggal mengkondisikan dengan keluarga besar plus ortu. Keyakinan ini menguat karena yang kucari selama ini adalah imam buatku, dan bukankah kalau agamanya bagus InsyaAllah segalanya akan lancar daripada aq memilih “beliau” dari perkara lainnya? Dan mengapa saat “beliau” yakin memilih aq dengan segala kekuranganku tapi aq tidak bisa menerima “beliau” dengan sgala kekurangannya? 12 September jadi hari yang kami sepakati untuk “beliau” bertemu dengan Ortu, mengenai hasilnya kami harus ridho dengan segala keputusan yang ada. Tapi ternyata hasilnya benar-benar luar biasa, penerimaan dari ortu sampai waktu pernikahan dibulan Syawal. Cepat dan tak terduga. Saat itu aq ingat dengan doa-doa yang selalu aq panjatkan “ Ya Allah…jika Engkau telah menentukan jodohku,segerakanlah secepat yang tiada terduga-duga karena Engkaulah yang memungkinkan segala yang tidak mungkin” Ditentukanlah saat khitbah tanggal 24 September selesai Lebaran, Alhamdulillah semuanya lancar. 1 pesan dari teman dikantor lama (thanx ya En..;>) Jika orang yang mau menikah itu setan menggodanya dr 2 arah yaitu dengan ragu-ragu dan jika tidak berhasil setan akan menggodanya dengan maksiat. Dan memang ragu-ragulah yang lebih mendominasi perasaan…aq Cuma bisa istighfar jika rasa itu datang. Dari pihak “beliau” malah begitu banyak godaan yaitu dalam bentuk tawaran-tawaran dari akhwat yang pernah taaruf dengannya (beliau pernah dikenalkan bukan dari MR-nya jg) mulai dari yang ingin melanjutkan taaruf sampe tawaran untuk memulai taaruf padahal “beliau” udah mengkhitbahku!! (setelah menikah dengan narsisnya “beliau” ngomong klo itu krn perbandingan 1:5, 1 laki-laki diperebutkan oleh 5 wanita…jd klo aq tolak masih ada 4 yang menunggu giliran..hayaaaaahhh) Tepat di 1 hari jelang ultahku tgl 9 Oktober dengan 9 mayam emas ditahun 2009 aq melengkapkan setengah dien dan dia menemukan tulang rusuknya yang hilang ;>. Walimahan tgl 10 Oktober, jadi diultahku kali ini gak ada yg minta traktiran lagi karena udah aq kasi traktiran yang komplit menunya hehe… Thanx buat teman-teman yang udah banyak membantu, yang udah aq ganggu malam-malam dengan curhatku Ya Rabb Jika Dia telah Engkau berikan untukku dekatkanlah hati kami Ya Rabb Jika Dia telah engkau berikan sebagai jawaban atas doa-doaku, ijabahkanlah Ya Rabb Jika Dia telah Engkau takdirkan menjadi imamku berikanlah rahmatmu Tapi Ya Rabb... Jika Dia tidak baik untukku, agama dan penghidupanku lontarkanlah dia sejauh langit milikmu Dan Ya Rabb... Gantikan dia dengan seseorang yang lebih baik, yang telah Engkau takdirkan untukku Tumbuhkanlah dahan-dahan hatiku yang telah patah dan gantikanlah yang telah hilang Meskipun itu tidaklah sama dengan dirinya Dan aku yakin hanya kepadaMu sang pembolak balik hati... Ada kejadian "panas" dikantor pagi ini, saat jam belum lagi menunjukkan jam 8 WIB tiba-tiba OC SISMIOP kami teriak-teriak sambil keluar ruangan, kami yang sedang asik menatap komputer langsung mencoba untuk keluar juga, kirain ada mesin yang meledak atau ada yang pingsan karena matanya menatap ke ruang sebelah. Tapi langkah kami terhenti saat semua mata menatap ke sebelah ruangan yang hanya berbatas kaca, ternyata ada 2 orang kasi yang sedang baku hantam disana. Deuhh....bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan saatnya orang-orang untuk melatih kesabaran tapi ternyata mereka berhasil diperbudak oleh amarah. Untung saat itu ada beberapa orang yang melerai, walaupun yang dipisah masih berusaha berontak karena tidak puas ingin membalas pukulan. Akhirnya urusan jadi panjang dengan dipanggilnya para kasi oleh kakap untuk rapat mendadak dan berimbas ke masalah yang menjadi sumber pemicu dari amarah 2 kasi tadi. Tinggal kita-kita yang jadi penonton dan jadi korban dari masalah-masalah lain yang mungkin akan meledak suatu ketika setelah ditahan sekian lama. Semoga kejadian tadi ada hikmahnya buat bapak-bapak dan teman-teman yang terkena imbasnya di bulan penuh berkah ini Udah lama ga nulis, jd pengen nyapa teman2 MP smua...pa kabarnya smuaaaaa....msh tetap sehat dlm puasanyakan? yah baru juga hari ke-6 ini koq udh lemes..gak kan?? Oh ya hari ini pengen cerita tentang "Dusta Putih", mungkin buat penggemarnya Mario Teguh yang acaranya di Metro TV tiap minggu malam tau ya apa maksud dari Dusta Putih itu. Maksud daripada Dusta Putih itu ialah seseorang yang berdusta utk kebaikan, bisa karena kondisi orang yg didustai tdk memungkinkan kita untuk berkata jujur. Jadi ingat salah satu “Dusta Putih” yang kami lakukan kepada Ibu, mungkin ada 2 kali aku dan kakak melakukannya. Yang pertama saat kakak tertua ibu meninggal dunia, saat itu ada orang yang datang kerumah dan memberitahukan kalau uwak tersengat listrik dan akan segera dibawa ke Rumah Sakit. Ibu yang sudah sakit-sakitan sejak lama lebih banyak menghabiskan waktunya dengan duduk saja karena kesulitan dalam berjalan akibat penyakit yang dideritanya. Bapak yang mendengar kabar itu langsung pergi menuju rumah uwak, sedang mbak ipar yang kebetulan ada dirumah bingung untuk memberitahukan kepada Ibu kabar tsb. Tapi karena naluri seorang adik kepada kakaknya, ibupun bertanya kepada mba mengapa begitu ramai suara orang diluar serta kemana dan kenapa bapak pergi dengan terburu-buru . Mba cuma bisa bilang dalam Dusta Putihnya kalau bapak sedang isi minyak motor. Semua itu dilakukan untuk menghindari kesedihan yang mungkin pasti nanti akan ketauan juga tapi untuk sedikit bisalah dihindari keadaan itu. Uwak meninggal saat akan dilarikan ke RS, hingga dusta putih kami tadipun harus dibalas dengan kejujuran. Kejadian kedua yaitu ketika musibah tsunami melanda Aceh, untuk sementara ibu diungsikan ke rumah abang yang paling tua karena kondisinya . Saat itu tidak ada satupun dari kami yang memberitahukan keadaan kakak-kakak yang terkena musibah karena setiap ditanyakan oleh ibu kami menenangkan dengan mengatakan bahwa kondisi mereka baik-baik saja. Tapi seiring dengan banyaknya pemberitaan di TV akhirnya kamipun tidak bisa menyembunyikan keadaan itu. Hingga Ibupun tau kejadian yang sebenarnya. Terkadang kita memang memerlukan saat-saat untuk “menghindar” dari kejujuran, apalagi dusta itu membawa kebaikan buat orang lain walaupun awalnya melukai. Tapi jika ada orang yang menghindar dari kejujuran dengan berkata dusta maka saat-saat keburukanpun akan datang padanya. Salah satu petikan dari catatan Mario Teguh tentang Dusta Putih adalah “Kejujuran adalah kesetiaan kepada kebaikan.Maka, sebagai pribadi yang jujur, anjurannya kepada kita – Anda dan saya, adalah berpikirlah jujur, rasakanlah yang jujur, dan bertindaklah yang jujur.Ingatlah selalu, bahwa Dusta selalu melukai, walaupun dilakukan untuk kebaikan.Jika tidak melukai yang berdusta, ia akan melukai penerima dusta, atau melukai yang menyaksikan.Karena sebetulnya,Berdusta adalah tindakan mencabik kulit wajah, dan mandi lumpur kotor yang meredupkan cahaya hati.Dan bagi dia yang sedang hidup dalam kesalahan, dia harus memperbaiki yang diyakininya.” Moga kita bisa jadi pribadi-pribadi yang bisa menempatkan kapan saat-saat kita harus melakukan sebuah dusta yang “bisa” membawa kebaikan buat orang lain. Hari ini kantor kami kedatangan temanteman yang baru aja penempatan,setelah mereka kemarin minta penangguhan masuk kantor selama seminggu akhirnya hari ini nyampe ke kota Langsa ini dgn selamat. Mogamoga perjalanannya menyenangkan (soalnya blm tanya-tanya td). Kebiasaan di kami ini klo dah pada laper sore suka barengan, mana hari ini cuaca mendukung banget untuk laper karena selain udah hujan sedari pagi sampe sore juga masih gerimisgerimis mengundang gitu ( koq kyk lagu ya hehe).Jadi pas ribut kelaperan pada nyambung laper smua, akhirnya kami janjian pulang kantor untuk makan bareng. Kebetulan pula teman-teman baru ikutan juga, jadi skalian kenalan secara tidak langsung. Ternyata temanteman baru bisa mengimbangi kenarsisan bin kejampokan kami semua, buktinya pas sesi fotofoto langsung sensi aja ambil posisi. Udah jadi kebiasaan buat kami disini yang hantu kodak semua, makanmakan berarti fotofoto. Gak akan sah makanmakan tanpa fotofoto...jadi udah bisa dibayangkanlah klo dalam setiap makan yang resmi maupun tidak selalu ada duplikasinya. Mogamoga dengan sambutan kami yang ramah (halah) temanteman baru bisa betah, yah paling tidak gak sampe homesicklah. Walaupun tidak bisa dipungkiri rasa itu pasti ada, maklum karena dari jawa sana lumayan harus jarangjarang pulang berhubung jauh. Welcome to d jungle bro...enjoy this place Hari ini begitu banyak kejutan yang terjadi, mulai dari penempatan teman2 STAN lulusan 2007/2008 sampe mutasinya kakap kami yg belum ada 1 tahun menjalani pimpinannya di kantor. Kaget juga pas ada teman kirim sms yg bilang klo kami dapat kakap baru. Sebenarnya tdk mengherankan jg klo ada kabar mutasi di hari jumat karena emg dah kebiasaan sepertinya kalau ada isu-isu mutasi nantikanlah di hari Jumat berita kebenarannya. Walau tidak sepenuhnya benar mitos itu tapi kenyataannya memang mutasi itu keluar di Jumat sore menjelang maghrib, kalaupun ada yg tau hanya segelintir pegawai perantau yang bingung tidak tau mau mengerjakan apa di rumah, hingga sampe maghrib pada masih betah di kantor...yang ngegamelah...ngenetlah . Kabar selanjutnya adalah mutasi-mutasi utk kami para pelaksana, kapan keluarnya??? nantikanlah di hari Jumat....Jumat kapan?? kapan...kapan....kita bertemu lagi...kapan...kapan...kita berjumpa lagiii....(lho...lho..koq malah nyanyi sehhhh)  | gelap | Aug 4, '09 10:12 AM for everyone |
Mati lampu tiap malam, cuaca panas, ditambah kondisi badan yg gak fit...hidung meler membuat keadaan benar-benar2 tidak nyaman..huffhhhh.. Akhirnya punya kesempatan juga untuk utak atik templatenya, biar lebih fresh aja karena pengen juga punya template bagus setelah ngeliat blogger-blogger di MP ini yang tampilannya keren-keren. Moga buat teman-teman yang punya keinginan untuk singgah diMPku bisa nyaman untuk membaca sedikit coretan tak berarti dariku dgn tampilan yang sekarang ataupun sebelumnya... Jangan Menyerah - DMasiv Tak ada manusia Yang terlahir sempurna Jangan kau sesali Segala yang telah terjadi
Kita pasti pernah Dapatkan cobaan yang berat Seakan hidup ini Tak ada artinya lagi
Reff 1: Syukuri apa yang ada Hidup adalah anugerah Tetap jalani hidup ini Melakukan yang terbaik
Tak ada manusia Yang terlahir sempurna Jangan kau sesali Segala yang telah terjadi
Lagu diatas menurutku sangat inspiring banget, isinya benar2 menyentuh hatihati yang sedang putus asa, gundah gulana, sedih, merasa paling merana didunia dan banyak macam sakit yang dirasa hati. Hyukk...saling memberi semangat agar qt bisa lebih bersyukur kepada Allah, tiada yang lebih baik selain apa yang diberikan oleh-Nya. Apa yang terjadi di dunia ini tentulah telah dituliskanNya dlm Lauh Mahfudz tiap2 dari diri qt. Mari qt nikmati hidup yang singkat ini karena sgala yang terbaik dan terindah tak dapat dilihat, atau disentuh, tapi dapat dirasakan jauh di relung hati kita. Menyaksikan tayangan termehek-mehek minggu kemarin seolah mengingatkan akan kejadian yang hampir sama seperti yang kualami tapi mungkin aq bukan seorang cewek yang mau bela2in mencari teman dunia mayanya. Cerita versi Termehek-mehek adalah seorang gadis yg sedang mencari teman dunia maya yang udh melamarnya tapi tiba2 menghilang begitu saja. Akhirnya si gadis mencoba meminta tolong Tim termehek2 untuk mencari hingga singkat cerita diketahui ternyata org yang selama ini jd teman mayanya sudah menipu identitasnya dgn temannya...tidak diceritakan apa alasannya diawal cerita tapi setelah ketemu dgn org aslinya ternyata dia adalah seorang pekerja sosial yg mempunyai kecacatan fisik akibat kecelakaan hingga mungkin malu untuk mengakui identitas aslinya....sampai diperjumpaannyapun sang cowok malu dan sesegera mungkin berlari sembunyi . Kembali kepada kejadian yang seperti kualami, kejadian bermula saat dulu lagi sukasukanya chating di intranet (istilah utk intern kantor)dengan pegawai sesama instansi diseluruh indonesia. Padahal saat itu bosan udah melanda di antara kami di kantor dgn chating, tp tiba2 ada yg menyapaku. Mulanya siy biasa aja ( kyk judul lagu aja ya hehe)ngobrol macem2 tanpa tahu identitas masing2 (ini yg asik mnrtku). Tapi lama2 koq ya ngomongnya nyambung bgt dan asik. akhirnya setiap hari ada yg setia menyapaku di room private dan ngomongin sgala hal. Tapi lama-lama penyakit penasaranku kambuh, mulai d tanya-tanya identitas...yah setidaknya nama ajalah (skalian bisa liat wajahnya di file kepegawaian hehe)..Eh ternyata susyeeh bgt bilangnya dgn alasan wajahnya jelek. Ya udah akhirnya berhubung beliau ga ngasi tau akupun malas juga maksa-maksa. Setelah lama ngobrol akhirnya tanpa diminta diapun blg namanya, setelah di cek di file kepegawaian wajahnya gak jelek koq. Mungkin dia tipe orang yang ga bersyukur kali ya dikasi wajah sesempurna itu. Obrolan masih lancar tapi udah menjurus ke curhat pribadi, hingga suatu hari dia cerita tentang pacarnya yang statusnya terlalu tinggilah, terlalu cantiklah...hmmm. Akupun yang mulai terbawa arus pribadi jadi ikut menasehati dan ngasi masukan-masukan. tapi ujung-ujungnya ternyata putus juga..yasudlah bukan urusan aku juga. Sampai pada suatu saat karena kesibukan masing-masing akhirnya jadi jarang bisa kompakan onlinenya, pas aku online dianya gak ada begitu juga sebaliknya. Lama kelamaan akhirnya karena chat juga udah hilang (ga tau kenapa)dari Intranet kamipun juga otomatis tidak pernah komunikasi lagi. Pernah siy dia ngasi no HP tapi pas coba aku hubungi katanya salah sambung (tapi keknya gak alias dia bohong) Hingga pas aku mulai aktif di Facebook, mulailah pencarian teman aku lakukan. Yess...ketemu namanya langsung aku add jadi teman didiringi pesan. Sehari dua hari ditunggu belum di accept juga, aku coba add lagi dan besoknya ternyata ada balasan pesan dariku. Dan ternyata nih orang tidak kenal sama aku karena dipesan aku menanyakan video pernikahannya yang tertera tanggalnya lebih lama dari cerita tentang pacarnya yang statusnya terlalu tinggi dulu.Dia menanyakan apa dulu aku juga yang mengirim pesan melalui email intranet. Wah...aku sedang dibohongi siapa nih, orang lain yang mengaku namanya dia atau dianya yang sengaja pura-pura tidak kenal...??? Sampai sekarang aku gak tau dan gak pengen tau siapa yang chat sama aku itu, tapi yang pasti dari omongannya dia adalah orang terpelajar yang bisa dinilai kualitasnya. Hmm...untung dulu cuma sampai "hampir" main hati(mungkin gara-curhat niy hehe), coba kalau udah jatuh hati wah bisa heboh n porak porandalah perasaanku hingga daku jadi termehek-mehek dibuatnya (halah lebay ). Entah mengapa terkadang begitu sulit utk menahan kesabaran yg ada dihati, terutama sesuatu yg begitu susah utk didapatkan padahal ada beberapa org begitu mudah utk mendapatkannya. Terselip rasa ketidak adilan yg diberikan oleh-Nya tapi sesegera pula kesadaran menyeruak utk mengucapkan istighfar...Astaghfirullah..Ampunkan Hambamu yg Dhoif ini yg Allah telah berprasangka buruk pdmu... Mungkin...Dia hanya menunda sesuatu itu dan memberikannya disaat yg tepat dan tak terduga, bukankah hanya Dia yg Maha Tahu sgala kunci yg Ghaib...? Mungkin...Luka sayatan yg ada dihati skrg begitu sakit kurasakan, tapi Dia ingin menaikkan derajatku dgn cobaan ini....kuatkah aq menghadapi???hingga sesuatu keindahan itu datang dengan cara yg istimewa dan dlm waktu yg istimewa pula.. Rizki...Jodoh..Mautku telah dituliskan olehNya, dan Dia tahu apa yg benar2 aq butuhkan saat ini. Tapi sebagai manusia yg penuh aib ini terkadang tak kuasa membendung nafsu emosi akan harapan2 yg belum tergapai. nb : Saat2 emosiku labil dan butuh pegangan
| |